Total Tayangan Halaman

Tampilkan postingan dengan label About USU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label About USU. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2013

Arti Cinta Menurut dosen FE-USU ( just kidding )

Arti Cinta Menurut Dosen FE-USU
( just kidding )
Kata bu' Rita cinta itu harus butuh " planning, organizing, actuating dan controlling " yang matang, agar tidak kecewa terhadap pilihan kita saat ini.

Kata Pak Zamakhsyari cinta itu harus karena " Allah "

Kalau kata pak Wahidin cinta itu " assets " yang sangat berharga dimiliki manusia.

Menurut bu' Elisabeth cinta tak memerlukan laba, break even point, tapi cinta harus rela berkorban.

Kalau kata pak Liasta Ginting cinta itu merupakan " hak dan kewajiban " setiap warga negara.

Pak Bakhtiar menganjurkan harus mencintai,menyayangi dan menghargai satu sama lain agar " multipliereffect " cintanya makin terus bertambah.

Pendapat pak Saparuddin mengenai cinta itu adalah jangan ada unsur " Riba " lakukanlah secara syariah.

Kalau bu' Ramona menyarankan berkorbanlah demi cinta, walaupun sulit seperti jalan ke " Banua Holing "... Hehhee

Kata bu' Lisa harus lah jadi seseorang yang mempunyai " sikap " agar dapat mengerti satu dengan yang lain.

Pak Coki menganggap Cinta itu seperti " pertumbuhan Ekonomi " yang harus dilakukan perbaikan disegala sektor.

Kata pak kasyful mahali cinta tak butuh " pendapatan " yang tinggi tapi pengertian yang tinggi.

Kata bu' Endang bauran Cinta itu ada 4 p " pengertian, perhatian, place dan promotion " yang mana harus segera dipikirkan demi masa depan.

Kata Bu' Rismayani cinta itu butuh " etika " jangan suka memonopoli cinta. Biarkan hati yang memilih.

Kata bu' khaira Cinta itu " Bath " dan harus seperti " biaya relevan ", demi kebaikan dimasa yang akan datang.

Kata bu' Maghdalena dalam " pengambilan keputusan " memilih alternatif dan harus memikirkan " biaya " yang dikeluarkan.

Bu' Nurwida nuru menganggap cinta itu hanya butuh " sosiologis " yang tinggi dan sesederhana " OHP "...

Menurut bu' Beby dalam melakukan " Riset Cinta " harus melakukan perhitungan yang matang terhadap Qo,JOR , No dan To, awas salah perhitungan.

Pak hotmal ja'far :cinta itu seperti komputer harus terhubung satu sama lain agar bisa " connect "


Kata bu' Ulfa cinta itu tidak butuh kompensasi , yang lebih penting adalah " komunikasi "

Pak Abdurrahman : Cinta harus melewati " Aspek Hukum " agar dapat nilai " A "

Kalau menurut bu' Yulinda cinta harus butuh memiliki " kepribadian " dan membuat kita ter " motivasi "

Menurut bu' siti Raha dalam mengelola Sumber Daya Cinta dibutuhkan " jenjang " yang nantinya menjadi karir

Kata bu' Marhayanie : Cinta itu kondisi " ketidakpastian " banyak " Resiko " seperti melakukan " bisnis Internasional " maka pandai-pandailah mengelola resiko.

Kata bu' Murni cinta itu ada " comparative advantage " dan " absolut adventage " nya.

Menurut analisis pak Udin : Cinta itu " manajemen operasi " dari segala hidup,merupakan nyawa dari hidup, cinta dapat merusak, makanya pande-pandelah memilih pasangan biar jangan jadi bo...........

Kata Pak Syahyunan Cinta itu butuh " kelayakan " ...

Kata Pak Paham : Cinta harus di " Riset " barulah di lakukan seminar...

Kata bu' Friska : jangan salah " mendiagnosa " perasaan, karna bahaya kalau jatuh cinta sama orang yang salah.

Kata bu' Fivi : cinta itu seperti " salesmenship " tidak semua orang bisa melakukannya, kalau tidak berbakat, bisa gawat..

Kata pak Syafrizal : Cinta itu bagaikan data dan " SPSS "

Kata bu' Lucy : Cintailah produk dalam negeri, dimasa perdagangan global ini.

Kata pak Fadill : cinta itu seperti " bisnis eceran " langsung ditujukan kepada konsumen.

Dan yang terakhir kata bu' Isfenty : jangan memaksakan Cinta, karena semua itu butuh " Sistem "

Kereeen kan??

Minggu, 24 Februari 2013

Tim Horas USU Juara I Kategori Urban Gasoline Pada IEMC



Tim Horas USU Juara I Kategori Urban Gasoline Pada IEMC


Sumber : http://www.usu.ac.id/pokok-berita/1740-tim-horas-usu-juara-i-kategori-urban-gasoline-pada-iemc.html
PDFPrintE-mail
Tim Horas berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang kompetisi Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) 2012 untuk kategori Urban Gasoline. Mobil rakitan mereka yang diberi nama Mesin USU berhasil melaju dalam 8 lap putaran dengan jarak 12 km tanpa hambatan berarti. "Kemenangan ini menjadi spesial setelah pada kategori tersebut, Mesin USU yang menargetkan 139 km/liter ternyata juga berhasil. Dengan kemenangan ini, kami telah berhasil mengharumkan nama USU di dunia otomotif," ujar Manager Tim, Munawir Rosyadi Siregar, Selasa (27/11). "Dengan perjuangan keras dan dukungan semua pihak akhirnya kami mendapat Juara I untuk kategori itu. Terimakasih kepada pembimbing, dekan dan rektor serta pembantu rektor yang telah sejauh ini mendukung Tim Horas. Dengan pencapaian ini, semoga USU dapat lebih membanggakan lagi," ujarnya.
Tim Horas itu sendiri terdiri dari 10 mahasiswa Teknik Mesin USU dengan satu pendamping. Mereka adalah Himsar Ambarita (pembimbing), Munawir Rosyadi Siregar (manajer), Sepvinolist Tulus Pardede (driver), Rio A Sembiring, Fernando Siagian, Hotlan M Nababan, Ari Fadila, Ramadhan, Robertus Simanungkalit, Zulfadhly dan Sony Arapen Sembiring.

juara1

"Semoga kemenangan ini bukanlah yang pertama dan yang terakhir. Kami berharap ada regenerasi Tim Horas yang akan terus mempertahankan kemenangan dan lebih baik dari saat ini. Mesin USU dapat lebih dikembangkan, dan semoga kelak dapat menjadi mobil produksi dalam negeri," harap Munawir.
IEMC adalah sebuah kompetisi kendaraan irit bahan bakar tingkat nasional, dimana peserta akan mendesain dan membuat kendaraan masa depan yang hemat energi kemudian melombakan kendaraan buatan mahasiswa tersebut dalam sebuah format kompetisi nasional antar perguruan tinggi di Indonesia.Target peserta acara ini adalah mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi itu diikuti oleh 27 tim dan diselenggarakan pada 22-25 November 2012 di Kenjeran Park Sirkuit dan perlombaannya terdiri dari beberapa kategori. Untuk kategori Urban Gasoline sendiri, Tim Horas USU harus bersaing dengan enam kompetitor lainnya. Salah satunya Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tuan rumah sekaligus jawara Asia tahun 2010. (vie/bs)
Last Updated on Thursday, 29 November 2012 22:20  
Jangan pada iri ya, saya pernah masuk kedalam mobilnya walaupun saya tidak termasuk anggota team horas


Jumat, 22 Februari 2013

pertama kali FE USU di aceh lo.....???


Sejarah Fakultas Ekonomi



Universitas Sumatera Utara (USU) diprakarsai oleh pemuka masyarakat Sumatera Utara dan Aceh dengan membentuk Yayasan USU dan mendirikan Fakultas Kedokteran pada 20 Agustus 1952 sebagai fakultas pertama. Menyusul kemudianFakultas HukumPertanian dan Teknik. Sementara Fakultas Ekonomi USU pertama kali didirikan oleh Yayasan USU berlokasi di Kutaraja (sekarang Kota Banda Aceh) pada tahun 1959.

Berhubung Fakultas Ekonomi USU yang berkedudukan di Banda Aceh menjadi bagian dari 
Universitas Syah Kuala, pada tahun 1961 USU membuka kembali Fakultas Ekonomi di Medan. Penetapan dilakukan dengan surat keputusan Menteri Pendidikan Tinggi RI No. 64/1961 tanggal 24 November 1961 yang berlaku surut terhitung mulai 1 Oktober 1961. Berdasarkan surat keputusan tersebut, tanggal 24 Nopember diperingati sebagai hari lahir atau Dies Natalis Fakultas Ekonomi USU.

Pada tahun 1975 AAN (Akademi Administrasi Niaga) Medan dilebur ke Fakultas Ekonomi USU menjadi PAAP (Pendidikan Ahli Administrasi dan Perusahaan). PAAP kemudian menjadi program diploma tiga (DIII) dengan tiga program studi, yakni DIII Keuangan, DIII Akuntansi, dan DIII Kesekretariatan.

Dalam perjalanan yang panjang, pada tahun 2003 USU menjadi PT BHMN (Perguruan Tinggi Badan Hukum Milik Negara) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 56 tahun 2003, tanggal 11 Nopember 2003, dimana Fakultas Ekonomi USU merupakan satu dari 10 Fakultas dan 
Program Pascasarjana yang ada pada saat USU menjadi PT BHMN. Setelah menjadi PT BHMN, dengan dibentuknya Fakultas Farmasi dan 
Fakultas Psikologi pada tahun 2007 USU telah memiliki 12 fakultas.

USU Raih Peringkat 2 Nasional dan 21 Dunia Untuk Repository


Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil memperbaiki peringkat untuk repositori universitas yang dikeluarkan olehWebometrics for Institutional Repository versi Januari 2012 menjadi peringkat 2 di Indonesia menggeser posisi Undip. Sebelumnya USU menempati peringkat 3 di Indonesia di bawah ITS dan Undip. Untuk urutan 5 besar Indonesia masing-masing adalah  ITS, USU, UNDIP, UMS, dan IPB. Sementara untuk peringkat di dunia USU juga berhasil memperbaiki peringkat yang sangat signifikan yaitu dari peringkat 91 menjadi 21 dunia.
Terdapat ada dua sistem pemeringkatan untuk repositori di Webometrics, yaitu Top Institutional Repository dan Top Repository. Top Institutional Repository merupakan pemeringkatan institusi yang memiliki repositori, sedangkan Top Repository merupakan pemeringkatan repositori (satu institusi bisa jadi memiliki dua repositori).  Pada peringkat untuk versi 2012 ini USU berhasil meraih peringkat 7 dunia dalam kategori Size. Size  adalah jumlah halaman website (html) yang tertangkap oleh mesin pencari (Google).
Berikut peringkat repositori institusi Webometrics versi Januari 2012 untuk tingkat nasional dan dunia.
Pemeringkatan Webometrics ini bertujuan untuk menakar aksesibilitas dan komitmen perguruan tinggi atau institusi untuk sharing atau mempublikasikan pengetahuan dan karya-karya ilmiahnya ke seluruh dunia secara terbuka (fulltext open access). Yang lebih penting lagi dari sistem pemeringkatan ini adalah impact dari portal website atau domain tersebut untuk mengukur seberapa besar manfaatnya di mata masyarakat dunia.
Ada empat komponen yang menjadi indikator utama dari penilaian Webometrics for Institutional Repository ini, yaitu: Size (20%), Visibility (50%), Rich Files (15%), dan Scholar (15%):  Size adalah jumlah halaman website (html) yang tertangkap oleh mesin pencari (Google), tidak termasuk rich files. Visibility merupakan jumlah eksternal link yang unik (jumlah backlink) yang diterima oleh domain web universitas (inlinks) yang tertangkap oleh mesin pencari (Google). Visibility ini menyiratkan besarnya impact terhadap sebuah website/repositori. Rich Files merupakan jumlah file dokumen (Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps, .eps), Microsoft Word (.doc,.docx) and Microsoft Powerpoint (.ppt, .pptx) yang online di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari (Google). Scholar merupakan jumlah artikel-artikel ilmiah yang terindeks di Google Scholar dan lima tahun terakhir (2007-2011). (vie)

sejarah berdirinya USU



Sejarah Universitas Sumatera Utara (USU) dimulai dengan berdirinya Yayasan Universitet Sumatera Utara pada tanggal 4 Juni 1952. Pendirian yayasan ini dipelopori oleh Gubernur Sumatera Utara untuk memenuhi keinginan masyarakat Sumatera Utara khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya.
Yayasan ini diurus oleh suatu Dewan Pimpinan yang diketuai langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, dengan susunan sebagai berikut: Abdul Hakim (Ketua); Dr. T. Mansoer (Wakil Ketua); Dr. Soemarsono (Sekretaris/Bendahara); Ir. R. S. Danunagoro, Drh. Sahar, Drg. Oh Tjie Lien, Anwar Abubakar, Madong Lubis, Dr. Maas, J. Pohan, Drg. Barlan, dan Soetan Pane Paruhum (Anggota).

Plakat Yayasan Universitas Sumatera Utara
Sebenarnya hasrat untuk mendirikan perguruan tinggi di Medan telah mulai sejak sebelum Perang Dunia-II, tetapi tidak disetujui oleh pemerintah Belanda pada waktu itu. Pada zaman pendudukan Jepang, beberapa orang terkemuka di Medan termasuk Dr. Pirngadi dan Dr. T. Mansoer membuat rancangan perguruan tinggi Kedokteran. Setelah kemerdekaan Indonesia, pemerintah mengangkat Dr. Mohd. Djamil di Bukit Tinggi sebagai ketua panitia. Setelah pemulihan kedaulatan akibat clash pada tahun 1947, Gubernur Abdul Hakim mengambil inisiatif menganjurkan kepada rakyat di seluruh Sumatera Utara mengumpulkan uang untuk pendirian sebuah universitas di daerah ini.
Pada tanggal 31 Desember 1951 dibentuk panitia persiapan pendirian perguruan tinggi yang diketuai oleh Dr. Soemarsono yang anggotanya terdiri dari Dr. Ahmad Sofian, Ir. Danunagoro, dan sekretaris Mr. Djaidin Purba.
Selain Dewan Pimpinan Yayasan, Organisasi USU pada awal berdirinya terdiri dari: Dewan Kurator, Presiden Universitas, Majelis Presiden dan Asesor, Senat Universitas, dan Dewan Fakultet.
Sebagai hasil kerja sama dan bantuan moril dan material dari seluruh masyarakat Sumatera Utara yang pada waktu itu meliputi juga Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 20 Agustus 1952 berhasil didirikan Fakultas Kedokteran di Jalan Seram dengan dua puluh tujuh orang mahasiswa diantaranya dua orang wanita. Tanggal 20 Agustus 1952 telah ditetapkan sebagai hari jadi atau Dies Natalis USU yang diperingati setiap tahun.
Mahasiswa USU Angkatan Pertama
Mahasiswa Angkatan Pertama
Kemudian disusul dengan berdirinya Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (1954), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (1956), dan Fakultas Pertanian (1956).
Pada tanggal 20 November 1957, USU diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Dr. Ir. Soekarno menjadi universitas negeri yang ketujuh di Indonesia.
Pada tahun 1959, dibuka Fakultas Teknik di Medan dan Fakultas Ekonomi di Kutaradja (Banda Aceh) yang diresmikan secara meriah oleh Presiden R.I. Kemudian disusul berdirinya Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (1960) di Banda Aceh. Sehingga pada waktu itu, USU terdiri dari lima fakultas di Medan dan dua fakultas di Banda Aceh.
Selanjutnya menyusul berdirinya Fakultas Kedokteran Gigi (1961), Fakultas Sastra (1965), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (1965), Fakultas Ilmu-ilmu Sosial dan Ilmu Politik (1982), Sekolah Pascasarjana (1992), Fakultas Kesehatan Masyarakat (1993), Fakultas Farmasi (2007), Fakultas Psikologi (2008), dan Fakultas Keperawatan (2009).
Pada tahun 2003, USU berubah status dari suatu perguruan tinggi negeri (PTN) menjadi suatu perguruan tinggi Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Perubahan status USU dari PTN menjadi BMHN merupakan yang kelima di Indonesia. Sebelumnya telah berubah status UI, UGM, ITB dan IPB pada tahun 2000. Setelah USU disusul perubahan status UPI (2004) dan UNAIR (2006).
Dalam perkembangannya, beberapa fakultas di lingkungan USU telah menjadi embrio berdirinya tiga perguruan tinggi negeri baru, yaitu Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh, yang embrionya adalah Fakultas Ekonomi dan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan USU di Banda Aceh. Kemudian disusul berdirinya Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Medan (1964), yang sekarang berubah menjadi Universitas Negeri Medan (UNIMED) yang embrionya adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan USU. Setelah itu, berdiri Politeknik Negeri Medan (1999), yang semula adalah Politeknik USU.
Pimpinan Universitas
1957-1958
1958-1962
1962-1964
1964-1965
1965-1966
1966 (Mei-Nov)
1966-1970
1970-1978
1978 (Mei-Juli)
1978-1986
1986-1994
1994-2010
2010-2015
Z. A. Soetan Koemala Pontas, Ketua Presidium
Prof. Dr. Ahmad Sofian, Presidium
Prof. Mr. Mahadi, Ketua Presidium
Ulung Sitepu, Presidium
Drg. Nazir Alwi, Rektor
Prof. Dr. S. Hadibroto, M.A., Pejabat Rektor
Dr. S. Harnopidjati, Rektor
Harry Suwondo, SH, Rektor
O. K. Harmaini, SE, Ketua Rektorium
Dr. A. P. Parlindungan, SH, Rektor
Prof. M. Jusuf Hanafiah, Rektor
Prof. Chairuddin P. Lubis, D.T.M.&H., Sp.A.(K), Rektor
Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, M.Sc.(CTM), Sp.A.(K)


sumber : 
http://www.usu.ac.id/sejarah.html#top